STRUKTUR TEKS CERITA FANTASI

 IDENTITAS

NAMA GURU              :  TRI ESTI RIANTI, S.Pd.

MATA PELAJARAN  : BAHASA INDONESIA 

HARI/TANGGAL       : JUMAT/11 SEPTEMBER 2026

FASE/KELAS.             : FASE D/ VIIC 

JUDUL MATERI         :  MENELAAH STRUKTUR TEKS CERITA FANTASI

PERTEMUAN KE       : 5

CAPAIAN PEMBELAJARAN : 

Pada akhir Fase D, Peserta didik mampu mengekspresikan gagasan kreatif dan imajinatif secara indah dalam bentuk prosa fiksi. 

TUJUAN PEMBELAJARAN: 

Peserta didik dapat mengidentifikasi, memahami, dan menganalisis bagian-bagian yang membangun sebuah cerita fantasi.

1. Prinsip Mindful (Kesadaran & Kritis)

  • Peserta didik secara sadar dapat mengamati perubahan emosi tokoh dari tahap orientasi menuju komplikasi. Mereka menuliskan proses berpikirnya: "Saya menyadari bahwa konflik dimulai saat tokoh utama mengambil keputusan X."

2. Prinsip Meaningful (Bermakna & Relevan)

  • peserta didik merefleksikan cara tokoh menyelesaikan masalah. Mereka mendiskusikan: "Apakah solusi di cerita fantasi ini bisa diterapkan untuk menyelesaikan masalah di dunia nyata kita?"
3. Prinsip Joyful (Menyenangkan & Estetik)
  • Peserta didik ditantang menjadi "Dokter Cerita". Mereka diberikan sebuah cerita dengan resolusi yang menggantung atau kurang seru, lalu mereka dengan gembira merombak (plot twisting) akhir cerita tersebut sesuai imajinasi kreatif mereka.

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN : 

Tahap 1: Mengidentifikasi Struktur Teks
Pada tahap awal, peserta didik dilatih untuk fokus dan jeli mengenali elemen fisik pembangun cerita.

Tahap 2: Memahami Hubungan Antarbagian
Pada tahap pertengahan, peserta didik mulai menghubungkan struktur teks dengan logika cerita dan relevansi kehidupan.

Tahap 3: Menganalisis dan Mengonstruksi 
Pada tahap akhir, peserta didik menantang daya kritis dan imajinasinya melalui aktivitas analisis mendalam yang menyenangkan.

MATERI PEMBELAJARAN:

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua.

1. Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta) vs. Imajinasi Manusia

Peserta didik secara sadar mengagumi detail dunia fantasi yang diidentifikasi, lalu merenungkan betapa jauh lebih agungnya dunia nyata yang diciptakan oleh Sang Pencipta Jagat Raya.

2. Al-Malik (Yang Maha Merajai/Penguasa) dalam Konflik Cerita

Peserta didik memahami bahwa sekuat apa pun konflik yang sengaja dibangun penulis, jalannya cerita tetap tunduk pada hukum sebab-akibat yang logis. Hal ini merefleksikan keteraturan alam semesta di bawah kendali Sang Penguasa Tertinggi.

3. Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki) dalam Ide dan Inspirasi

Peserta didik menganalisis bagian akhir cerita dengan gembira. Mereka diajak bersyukur bahwa setiap kesulitan di dunia nyata pasti memiliki jalan keluar yang sudah dijamin oleh Sang Pemberi Rezeki.


https://youtu.be/lYe5dslllRA?si=u66PyD6KV4rgekNd

(Video Pembelajaran ini menjelaskan materi Pembelajaran di pertemuan kali ini yaitu tentang Menelaah Struktur Teks Fantasi, untuk Uraian materi bisa disimak di Video Pembelajaran ini)

STRUKTUR DAN UNSUR KEBAHASAAN TEKS CERITA FANTASI

Contoh Teks Cerita Fantasi

Supaya kamu lebih paham dengan teks cerita fantasi, coba perhatikan contoh di bawah ini, ya!

Timun Mas

Alkisah, ada seorang janda yang tidak mempunyai anak bernama Mbok Srini. Saat pergi ke hutan, ia didatangi raksasa yang memberinya biji timun. Raksasa tersebut mengatakan kalau ia akan mempunyai anak lewat biji timun tersebut.

Mbok Srini pulang dan menanam biji timun itu. Setelah beberapa waktu, tanaman timunnya hanya berbuah satu, warnanya emas. Ia membelah buah tersebut dan kaget karena isinya bayi perempuan. Anak itu diberi nama Timun Mas.

Singkat cerita, Timun Mas sudah dewasa. Suatu malam, Mbok Srini bermimpi didatangi raksasa. Raksasa tersebut akan menjemput Timun Mas seminggu lagi. Mbok Srini takut, lalu menemui petapa sakti. Petapa itu memberikan empat bungkusan kecil, berisi biji timun, jarum, garam, dan terasi.

Pada hari yang ditentukan, Mbok Srini meminta Timun Mas pergi. Raksasa pun mengejarnya. Timun Mas membuka bungkusan pertama, seketika sekelilingnya menjadi ladang timun dan menghambat sang Raksasa. Begitu akan tertangkap lagi, Timun Mas membuka bungkusan kedua. Dalam sekejap, sekelilingnya menjadi rerimbunan pohon bambu yang runcing. Raksasa terus mengejar meski terluka. Timun Mas membuka bungkusan ketiga. Daerah sekitarnya menjadi lautan luas. Namun, raksasa itu bisa melewatinya. Dengan ketakutan, Timun Mas melempar bungkusan terakhir. Sekelilingnya berubah menjadi lautan lumpur yang mendidih. Raksasa pun tercebur dan tewas.

Selamatlah Timun Mas. Ia menemui ibunya dan mereka hidup bahagia.

Sumber cerita: dongengceritarakyat.com


Struktur Teks Cerita Fantasi

Setelah kita melihat contoh teks cerita fantasi di atas, nah sekarang kita bahas gimana strukturnya. Adanya struktur membuat kita lebih mudah dalam menyusun cerita fantasi. Dari contoh teks cerita fantasi yang kita udah bahas sebelumnya, bisa bedah strukturnya seperti berikut guys!

struktur teks cerita fantasi

Secara umum, struktur teks cerita fantasi terdiri dari 4 bagian, yaitu orientasi, komplikasi, resolusi, dan ending (bagian akhir). Di bawah ini masing-masing penjelasannya:

1. Orientasi

Orientasi merupakan tahap pengenalan dalam cerita. Dimulai dari tema, tokoh, dan alur. Karakter tokoh biasanya juga akan diceritakan pada bagian orientasi. Kalau melihat contoh teks cerita fantasi di atas, maka orientasinya terdapat pada paragraf berikut:

“Alkisah, ada seorang janda yang tidak mempunyai anak bernama Mbok Srini. Saat pergi ke hutan, ia didatangi raksasa yang memberinya biji timun. Raksasa tersebut mengatakan kalau ia akan mempunyai anak lewat biji timun tersebut.

Mbok Srini pulang dan menanam biji timun itu. Setelah beberapa waktu, tanaman timunnya hanya berbuah satu, warnanya emas. Ia membelah buah tersebut dan kaget karena isinya bayi perempuan. Anak itu diberi nama Timun Mas.”

2. Komplikasi

Pada bagian komplikasi, cerita fantasi akan berisi konflik yang sedang dihadapi oleh karakter. Konflik atau komplikasi yang muncul menjadi inti dari jalannya cerita fantasi.  Jadi, komplikasi yang disajikan dari contoh teks fantasi “Timun Mas” yaitu:

“Singkat cerita, Timun Mas sudah dewasa. Suatu malam, Mbok Srini bermimpi didatangi raksasa. Raksasa tersebut akan menjemput Timun Mas seminggu lagi. Mbok Srini takut, lalu menemui petapa sakti. Petapa itu memberikan empat bungkusan kecil, berisi biji timun, jarum, garam, dan terasi.”

3. Resolusi

Nah, setelah melewati komplikasi, dalam teks cerita fantasi akan disajikan jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi karakter. Tahap inilah yang disebut dengan resolusi. Dalam tahap ini juga permasalahan mulai mereda, sehingga pembaca akan mulai bertanya-tanya bagaimana nasib dari karakter di akhir cerita. Dari contoh di atas, maka resolusinya adalah:

“Pada hari yang ditentukan, Mbok Srini meminta Timun Mas pergi. Raksasa pun mengejarnya. Timun Mas membuka bungkusan pertama, seketika sekelilingnya menjadi ladang timun dan menghambat sang Raksasa. Begitu akan tertangkap lagi, Timun Mas membuka bungkusan kedua. Dalam sekejap, sekelilingnya menjadi rerimbunan pohon bambu yang runcing. Raksasa terus mengejar meski terluka. Timun Mas membuka bungkusan ketiga. Daerah sekitarnya menjadi lautan luas. Namun, raksasa itu bisa melewatinya. Dengan ketakutan, Timun Mas melempar bungkusan terakhir. Sekelilingnya berubah menjadi lautan lumpur yang mendidih. Raksasa pun tercebur dan tewas.”

4. Ending

Yeay, akhirnya serangkaian ceritanya udah masuk ke ending! Ending merupakan bagian akhir dari teks cerita fantasi. Pada bagian ini, cerita fantasi bisa berakhir dengan bahagia dan ada juga yang berakhir dengan kesedihan. Kalau begitu ending dari cerita “Timun Mas” di atas terdapat pada kalimat:

“Selamatlah Timun Mas. Ia menemui ibunya dan mereka hidup bahagia.”

Dari sini kita bisa melihat kalau cerita tersebut memiliki ending bahagia.


ASSESMEN :

  1. Sebutkan dan jelaskan tiga bagian utama yang menyusun struktur teks cerita fantasi
  2. Mengapa bagian orientasi sangat penting dalam sebuah cerita fantasi? Berikan alasannya!
  3. Jelaskan perbedaan fungsi antara bagian komplikasi dan resolusi dalam alur cerita fantasi!
  4. Perhatikan ilustrasi berikut:
    Sebuah paragraf menceritakan tokoh Arka yang tiba-tiba tersesat di hutan kristal bercahaya merah setelah menyentuh sebuah buku kuno di perpustakaan.
    Termasuk ke dalam struktur apakah ilustrasi tersebut? Jelaskan alasanmu!
  5. Dapatkah sebuah cerita fantasi diakhiri langsung pada bagian komplikasi tanpa adanya resolusi? Jelaskan pendapatmu!


KESIMPULAN MATERI :

Secara umum, struktur teks cerita (seperti cerpen, cerita fantasi, atau narasi) dibagi menjadi tiga bagian utama, yaitu orientasi, komplikasi, dan resolusi. 

Struktur Utama Teks Cerita

Orientasi (Pengenalan): Bagian pembuka cerita yang mengenalkan tokoh, latar tempat, latar waktu, dan suasana. 

Komplikasi (Konflik/Puncak Masalah): Bagian di mana masalah atau konflik mulai muncul, berkembang, hingga mencapai titik puncak (klimaks) yang dialami oleh tokoh. 

Resolusi (Penyelesaian): Bagian akhir atau jalan keluar dari masalah yang telah memuncak, sehingga konflik mereda dan cerita menemukan titik terang. 

KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN :
Di kelas VIIC didapat hasil berikut:
Peserta didik telah memahami materi teks cerita fantasi sebanyak 29 peserta didik dengan capaian yang Sangat Berkembang.
Peserta didik telah memahami materi teks cerita fantasi sebanyak  3 peserta didik dengan capaian yang Belum Berkembang, dikarenakan tidak hadirnya ananda ke sekolah.


Komentar

  1. Assalamu'alaikum miss saya al zidan putra gusman kelas 7c
    Jawaban:
    1.a.Orientasi (Pengenalan): Bagian awal cerita yang berisi pengenalan tokoh, penentuan watak, latar tempat, latar waktu, dan pengenalan awal situasi atau tema cerita.
    B. Komplikasi (Konflik): Bagian tengah cerita di mana masalah atau konflik mulai muncul, berkembang, memuncak, hingga mencapai klimaks antartokoh.
    C. Resolusi (Penyelesaian): Bagian akhir cerita yang berisi pemecahan masalah atau jalan keluar dari konflik yang telah memuncak
    2.berfungsi sebagai fondasi awal untuk mengenalkan tokoh, watak, latar tempat, latar waktu, dan suasana sebelum pembaca memasuki dunia khayalan yang abstrak
    3.Komplikasi (Pusat Konflik):Berisi hubungan sebab-akibat yang memicu timbulnya masalah bagi para tokoh.Masalah berkembang dari awal kemunculannya, memanas, hingga mencapai titik paling tegang atau klimaks.Dalam cerita fantasi, bagian ini sering melibatkan kejadian ajaib atau ancaman sihir yang membahayakan dunia atau tokoh utama.
    Sedangkan
    Resolusi (Penyelesaian Masalah):Menjadi tempat meredanya ketegangan setelah klimaks.Berisi pemecahan atau jalan keluar atas konflik rumit yang sudah dibangun pada bagian komplikasi.Menandai akhir cerita, di mana nasib tokoh utama ditentukan dan pesan moral disampaikan.
    4.orientasi karena Paragraf tersebut memperkenalkan latar tempat yang unik dan imajinatif, Kutipan tersebut mengenalkan tokoh utama yang bernama Arka, dan Peristiwa ketika Arka menyentuh buku kuno lalu tiba-tiba tersesat merupakan pemicu atau gerbang masuknya tokoh dari dunia nyata ke dunia fantasi. Kejadian ini menjadi alasan dimulainya petualangan atau masalah yang akan dihadapi tokoh di paragraf-paragraf berikutnya.
    5.ya karena Menyiapkan Sekuel atau Cerita Lanjutan, Memberi Ruang Imajinasi bagi Pembaca, dan Memberikan Efek Emosional yang Kuat.
    Waalaikumsalam miss 🙏

    BalasHapus
  2. assalamualaikum miss saya laika mahya asaena dari kls 7c
    1. Tiga bagian utama struktur teks cerita fantasi:
    * Orientasi: bagian yang memperkenalkan tokoh, latar tempat, waktu, dan suasana cerita.
    * Komplikasi: bagian munculnya masalah atau konflik yang dialami tokoh.
    * Resolusi: bagian penyelesaian masalah atau konflik yang terjadi dalam cerita.
    2. Orientasi sangat penting karena membantu pembaca mengenal tokoh, tempat, waktu, dan keadaan awal cerita. Dengan begitu, pembaca lebih mudah memahami dan mengikuti jalan cerita fantasi.
    3. Perbedaan komplikasi dan resolusi:
    * Komplikasi berfungsi untuk menghadirkan masalah atau konflik dalam cerita.
    * Resolusi berfungsi untuk menyelesaikan masalah atau konflik tersebut.
    4. Ilustrasi tersebut termasuk orientasi. Alasannya, paragraf tersebut memperkenalkan tokoh Arka dan keadaan awal yang dialaminya, yaitu tersesat di hutan kristal setelah menyentuh buku kuno.
    5. Bisa, tetapi kurang baik jika cerita langsung berakhir pada komplikasi tanpa resolusi. Pembaca biasanya membutuhkan penyelesaian agar mengetahui bagaimana nasib tokoh dan bagaimana konflik berakhir. Cerita tanpa resolusi dapat membuat pembaca merasa bingung atau tidak puas.

    BalasHapus
  3. assalamualaikum miss
    saya Maulidya caesareani
    dari kls 7c
    1. Tiga bagian utama struktur teks cerita fantasi:
    * Orientasi: bagian yang memperkenalkan tokoh, latar tempat, waktu, dan suasana cerita.
    * Komplikasi: bagian munculnya masalah atau konflik yang dialami tokoh.
    * Resolusi: bagian penyelesaian masalah atau konflik yang terjadi dalam cerita.
    2. Orientasi sangat penting karena membantu pembaca mengenal tokoh, tempat, waktu, dan keadaan awal cerita. Dengan begitu, pembaca lebih mudah memahami dan mengikuti jalan cerita fantasi.
    3. Perbedaan komplikasi dan resolusi:
    * Komplikasi berfungsi untuk menghadirkan masalah atau konflik dalam cerita.
    * Resolusi berfungsi untuk menyelesaikan masalah atau konflik tersebut.
    4. Ilustrasi tersebut termasuk orientasi. Alasannya, paragraf tersebut memperkenalkan tokoh Arka dan keadaan awal yang dialaminya, yaitu tersesat di hutan kristal setelah menyentuh buku kuno.
    5. Bisa, tetapi kurang baik jika cerita langsung berakhir pada komplikasi tanpa resolusi. Pembaca biasanya membutuhkan penyelesaian agar mengetahui bagaimana nasib tokoh dan bagaimana konflik berakhir. Cerita tanpa resolusi dapat membuat pembaca merasa bingung atau tidak puas.

    BalasHapus
  4. Assalamualaikum Miss saya Adzkia Zahra Amira dari kelas 7c
    1.*orientasi:bagian awal yang memperkenalkan tokoh,waktu,tempat,dan suasana cerita
    *Komplikasi:bagian inti berisi masalah/konflik yang dialami tokoh
    *Resolusi:bagian akhir yang menyelesaikan masalah/konflik
    2.karena ,cerita fantasi punya latar ,aturan ,dan tokoh yang tidak ada di dunia nyata.tanpa orientasi,pembaca akan bingung memahami siapa tokohnya,dan dimana kejadiannya
    3.komplikasi fungsinya menimbulkan masalah dan menaikkan ketegangan cerita
    Sedangkan resolusi fungsinya menyelesaikan masalah yang muncul di komplikasi
    4.termasuk bagian komplikasi
    Alasannya: Karena di paragraf itu sudah mulai muncul masalah/peristiwa tidak biasa yang menimpah tokoh
    5.tidak bisa ,karena struktur cerita harus utuh,kalau hanya sampai komplikasi ,pembaca akan merasa ceritanya menggantungdan tidak puas karena masalah tokoh belum diselesaikan

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisi-kisi STS Ganjil Kelas VII Tahun 2026

TEKS PIDATO PERSUASIF