IDENTITAS
NAMA GURU : TRI ESTI RIANTI, S.Pd.
MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA
HARI/TANGGAL : SELASA/1 SEPTEMBER 2026
FASE/KELAS. : FASE D/ VIID
JUDUL MATERI : MENGINDENTIFIKASI UNSUR TEKS CERITA FANTASI
PERTEMUAN KE : 2
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
Pada akhir Fase D, Peserta didik mampu mengekspresikan gagasan kreatif dan imajinatif secara indah dalam bentuk prosa fiksi.
TUJUAN PEMBELAJARAN:
Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur pembangun prosa fiksi (tema, alur, tokoh, latar, sudut pandang) serta penggunaan majas atau pilihan kata (diksi) yang estetis dalam karya sastra.
1. Prinsip Mindful (Kesadaran & Kritis)
- Peserta didik dapat menyadari dan menelaah keterkaitan antarunsur pembangun prosa fiksi (tema, alur, tokoh, latar, sudut pandang) serta menganalisis alasan penggunaan pilihan kata (diksi) tertentu dalam sebuah karya sastra melalui proses refleksi mandiri.
2. Prinsip Meaningful (Bermakna & Relevan)
- Peserta didik dapat mengaitkan konsep sastra yang dipelajari dengan pengalaman nyata, kehidupan sehari-hari, serta relevansinya dalam membangun komunikasi yang ekspresif.
3. Prinsip Joyful (Menyenangkan & Estetik)
- Peserta didik dapat menikmati proses eksplorasi sastra melalui suasana kelas yang positif, kolaboratif, dan menumbuhkan rasa ingin tahu yang tinggi.
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN :
Tahap 1: Eksplorasi dan Kesadaran
Peserta didik menyadari dan mengenali keberadaan unsur-unsur pembangun prosa fiksi (tema, alur, tokoh, latar, sudut pandang) melalui kegiatan bedah teks terbimbing.
Tahap 2: Kontekstualisasi dan Pemaknaan
Peserta didik menghubungkan fungsi unsur pembangun cerita dengan pengalaman hidup nyata, sehingga memahami pesan mendalam yang ingin disampaikan oleh penulis.
Tahap 3: Eksplorasi Estetika dan Kegembiraan
Peserta didik mengeksplorasi dan mengapresiasi penggunaan majas serta pilihan kata yang estetis dalam prosa fiksi dengan antusias dan gembira.
Tahap 4: Sintesis dan Refleksi Akhir
Peserta didik menelaah dan menyimpulkan keterpaduan unsur pembangun serta keindahan diksi secara komprehensif serta merefleksikan proses berpikir mereka selama belajar.
MATERI PEMBELAJARAN:
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.
Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua.
1. Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta) vs. Imajinasi Manusia
Allah adalah Al-Khaliq yang menciptakan segala sesuatu dari ketiadaan menjadi ada dengan bentuk yang luar biasa. Penulis cerita fantasi juga "menciptakan" dunia baru, tokoh magis, latar tempat, dan aturan alam semesta rekaan (world-building) yang belum pernah ada sebelumnya.
2. Al-Malik (Yang Maha Merajai/Penguasa) dalam Konflik Cerita
Al-Malik mencerminkan pengaturan, kedaulatan, dan hukum yang tertib. Di dalam cerita fantasi yang bebas dan imajinatif, tetap ada "hukum" atau aturan struktur narasi yang harus dipatuhi agar cerita tidak kacau.
3. Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki) dalam Ide dan Inspirasi
Rezeki dari Ar-Razzaq meliputi segala bentuk kebaikan, termasuk ide kreatif, hikmah, dan ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.
Sumber: YouTube https://share.google/mR5u06Q0sWpA4UEKe
(Video Pembelajaran ini menjelaskan materi Pembelajaran di pertemuan kali ini yaitu tentang Mengidentifikasi Teks Fantasi, untuk Uraian materi bisa disimak di Video Pembelajaran ini)
Apakah kamu tahu apa itu cerita fantasi? Pernah membacanya? Baik, kita akan bahas hal-hal menarik tentang cerita fantasi, mulai dari pengertian, struktur, unsur, jenis, dan contohnya.
Inget tidak, saat waktu kamu masih SD atau mungkin sebelum masuk sekolah, pernah baca-baca buku tentang kisah Putri Duyung, Si Kancil, Pinokio, atau Roro Jonggrang yang terkenal?
Semua judul cerita itu, termasuk teks cerita fantasi yang berupa khayalan dari pengarangnya, lho! Lalu, apa sih arti dari cerita fantasi itu? Yuk, kita kenali pengertian, unsur, struktur, jenis, dan contoh teks cerita fantasi!
Pengertian Teks Cerita Fantasi
Teks cerita fantasi adalah bahan tertulis yang berbentuk karangan atau tulisan untuk menuturkan, menggambarkan, atau membayangkan berbagai perbuatan, pengalaman, dan kejadian berupa angan-angan, khayalan, imajinasi, atau rekaan belaka.
Secara lebih sederhana, teks cerita fantasi merupakan jenis teks yang dibuat berdasarkan daya imajinasi penulisnya. Oleh karena itu, hal-hal yang diceritakan dalam teks fantasi adalah hal-hal yang tidak nyata atau fiksi, ya.
Tujuan Teks Cerita Fantasi
Nah, karena teks cerita fantasi ini sifatnya imajiner, atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan si penulis, jadi tujuan teks cerita fantasi adalah untuk menghibur para pembaca, serta meningkatkan daya imajinasi pembaca.
Unsur-Unsur Teks Cerita Fantasi
Nah, berikut ini adalah unsur-unsur teks cerita fantasi yang bisa kamu perhatikan. Unsur-unsur ini bisa juga dikatakan ciri-ciri yang jadi pembeda antara teks cerita fantasi dengan jenis teks lainnya.
1. Ada keajaiban, keanehan, dan kemisteriusan
Teks cerita fantasi adalah cerita fiksi berjenis fantasi (dunia imajinatif yang diciptakan penulis). Di dalam teks cerita fantasi, diungkapkan hal-hal supranatural, kemisteriusan, dan ke-ghaiban yang tidak ditemui dalam dunia nyata.
Jadi, pada teks cerita fantasi, hal yang tidak mungkin seolah-olah menjadi hal yang biasa. Tokoh dan latar yang diciptakan penulis tidak ada di dunia nyata atau modifikasi dunia nyata.
2. Ide cerita
Ide cerita teks cerita fantasi terbuka terhadap daya khayal penulis. Artinya, tidak dibatasi oleh realitas atau kehidupan nyata. Ide cerita ini juga bisa berupa irisan dunia nyata dan dunia khayal yang diciptakan pengarang.
Ide cerita pada teks ini terkadang bersifat sederhana, tapi mampu menitipkan pesan yang menarik. Tema cerita fantasi adalah gaib, supernatural, atau futuristik.
3. Menggunakan berbagai latar (lintas ruang dan waktu)
Peristiwa yang dialami tokoh terjadi pada dua latar, yaitu latar yang masih ada dalam kehidupan sehari-hari dan latar yang tidak ada pada kehidupan sehari-hari. Alur dan latar cerita fantasi memiliki kekhasan.
Rangkaian peristiwa cerita fantasi menggunakan berbagai latar yang menerobos dimensi ruang dan waktu. Jalinan peristiwa pada cerita fantasi berpindah-pindah dari berbagai latar yang melintasi ruang dan waktu.
4. Tokoh unik (memiliki kesaktian)
Tokoh dalam cerita fantasi bisa diberi watak dan ciri yang unik, yang tidak ada dalam kehidupan sehari-hari. Tokoh memiliki kesaktian-kesaktian tertentu. Tokoh mengalami peristiwa misterius yang tidak terjadi pada kehidupan sehari-hari. Tokoh mengalami kejadian dalam berbagai latar waktu.
Tokoh juga ada pada waktu dan tempat yang berbeda zaman (bisa waktu lampau atau waktu yang akan datang atau futuristik).
5. Bersifat fiksi
Cerita fantasi bersifat fiktif (bukan kejadian nyata). Cerita fantasi bisa diilhami oleh latar nyata atau objek nyata dalam kehidupan, tetapi diberi fantasi.
6. Bahasa
Penggunaan sinonim disampaikan dengan emosi yang kuat dan variasi kata yang cukup menonjol. Bahasa yang digunakan variatif, ekspresif, dan menggunakan ragam percakapan (bukan bahasa formal).
Contoh Teks Cerita Fantasi
Supaya kamu lebih paham dengan teks cerita fantasi, coba perhatikan contoh di bawah ini, ya!
Timun Mas
Alkisah, ada seorang janda yang tidak mempunyai anak bernama Mbok Srini. Saat pergi ke hutan, ia didatangi raksasa yang memberinya biji timun. Raksasa tersebut mengatakan kalau ia akan mempunyai anak lewat biji timun tersebut.
Mbok Srini pulang dan menanam biji timun itu. Setelah beberapa waktu, tanaman timunnya hanya berbuah satu, warnanya emas. Ia membelah buah tersebut dan kaget karena isinya bayi perempuan. Anak itu diberi nama Timun Mas.
Singkat cerita, Timun Mas sudah dewasa. Suatu malam, Mbok Srini bermimpi didatangi raksasa. Raksasa tersebut akan menjemput Timun Mas seminggu lagi. Mbok Srini takut, lalu menemui petapa sakti. Petapa itu memberikan empat bungkusan kecil, berisi biji timun, jarum, garam, dan terasi.
Pada hari yang ditentukan, Mbok Srini meminta Timun Mas pergi. Raksasa pun mengejarnya. Timun Mas membuka bungkusan pertama, seketika sekelilingnya menjadi ladang timun dan menghambat sang Raksasa. Begitu akan tertangkap lagi, Timun Mas membuka bungkusan kedua. Dalam sekejap, sekelilingnya menjadi rerimbunan pohon bambu yang runcing. Raksasa terus mengejar meski terluka. Timun Mas membuka bungkusan ketiga. Daerah sekitarnya menjadi lautan luas. Namun, raksasa itu bisa melewatinya. Dengan ketakutan, Timun Mas melempar bungkusan terakhir. Sekelilingnya berubah menjadi lautan lumpur yang mendidih. Raksasa pun tercebur dan tewas.
Selamatlah Timun Mas. Ia menemui ibunya dan mereka hidup bahagia.
Sumber cerita: dongengceritarakyat.com
Jenis-Jenis Teks Cerita Fantasi
Cerita fantasi dibagi menjadi dua jenis, yaitu berdasarkan kesesuaian dalam kehidupan nyata dan latar cerita. Lalu apa sih bedanya?
1. Berdasarkan kesesuaian dalam kehidupan nyata
Pada teks cerita fantasi yang berdasarkan kesesuaian dalam kehidupan nyata dibagi menjadi dua, yaitu:
a. Cerita fantasi total
Dalam jenis ini, semua cerita, karakter, latar, bahkan semua unsur di dalamnya merupakan fantasi atau tidak terjadi dalam kehidupan nyata. Misalnya cerita tentang kehidupan kerajaan di bawah laut.
b. Cerita fantasi irisan
Cerita fantasi irisan memakai latar dunia fantasi yang nama tempat atau nama peristiwanya masih ada di dunia nyata. Misalnya cerita tentang kehidupan putri salju dan 7 kurcaci di tengah hutan.
2. Berdasarkan latar cerita
Cerita fantasi jenis ini juga dibagi menjadi dua, yaitu:
a. Cerita fantasi sezaman
Cerita fantasi sezaman hanya memakai satu latar waktu saja, gengs. Misalnya, pakai latar waktu masa kini, masa lampau, atau masa datang.
b. Cerita fantasi lintas waktu
Kalau cerita fantasi lintas waktu merupakan kebalikan dari cerita fantasi sezaman. Di dalam cerita ini, bisa saja memiliki dua latar waktu yang berbeda. Misalnya, penulis memakai latar waktu masa lampau dan masa kini dalam satu rangkaian cerita.
Itulah tadi pengertian
Media Pembelajaran dan Alat Peraga yang digunakan Pada Materi Mengidentifikasi Unsur Teks Cerita Fantasi adalah Video Pembelajaran, Contoh Teks Cerita Fantasi, dan LKPD
ASESMEN :
Kerjakan soal dibawah ini di Kolom Komentar Blogger!
- Jelaskan apa yang dimaksud dengan teks cerita fantasi berdasarkan daya imajinasi penulis!
- Sebutkan dan jelaskan tiga ciri utama yang membedakan teks cerita fantasi dengan jenis teks cerita lainnya!
- Mengapa dalam cerita fantasi sering kali ditemukan hal-hal yang tidak masuk akal atau tidak terjadi di dunia nyata? Berikan alasannya!Alur atau latar dalam cerita fantasi dapat diilhami oleh dunia nyata.
- Bagaimana cara pengarang memadukan unsur nyata tersebut dengan unsur fantasi?
- Jelaskan!Bacalah ilustrasi berikut:"Sebuah pensil ajaib tiba-tiba bisa berbicara dan menuntun Budi masuk ke dalam lemari tua yang tembus ke dimensi dunia es."Berdasarkan ilustrasi di atas, identifikasilah mengapa kutipan tersebut tergolong ke dalam ciri teks cerita fantasi!
KESIMPULAN MATERI:
Teks cerita fantasi adalah salah satu jenis teks narasi yang alur ceritanya dikembangkan berdasarkan daya khayal, imajinasi, atau fantasi penulis secara murni, di mana hal-hal yang tidak mungkin terjadi di dunia nyata menjadi mungkin terjadi.Secara umum, unsur-unsur teks fantasi dibagi menjadi dua kategori besar, yaitu Unsur Intrinsik (unsur yang membangun cerita dari dalam) dan Karakteristik Unsur Unik yang membedakannya dari jenis teks narasi lainnya.
KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN :
Di kelas VIID didapat hasil berikut:
Peserta didik telah memahami materi teks cerita fantasi sebanyak 29 peserta didik dengan capaian yang Sangat Berkembang.
Peserta didik telah memahami materi teks cerita fantasi sebanyak 3 peserta didik dengan capaian yang Belum Berkembang, dikarenakan tidak hadirnya ananda ke sekolah.
Nama:Hasan al banna
BalasHapuskelas:VIID
jawaban:
1.Teks cerita fantasi adalah bahan tertulis yang berbentuk karangan atau tulisan untuk menuturkan, menggambarkan, atau membayangkan berbagai perbuatan, pengalaman, dan kejadian berupa angan-angan, khayalan, imajinasi, atau rekaan belaka.
2.adanya keajaiban atau unsur supranatural, ide cerita yang tidak terbatas oleh kenyataan, serta penggunaan latar lintas ruang dan waktu.
3.untuk membebaskan imajinasi dan membangun keajaiban yang tidak ada di dunia nyata.
4.latar tempat asli,emosi yg relatable,
transisi halus.
5.Keajaiban tokoh: Pensil benda mati tiba-tiba bisa hidup dan berbicara.
Peristiwa aneh: Pintu lemari tua menjadi portal ajaib menembus dimensi lain.
latar lintas waktu/ruang: Cerita berpindah dari dunia nyata ke dunia es.
🙏🏻
1 Teks cerita fantasi adalah cerita yang berasal dari khayalan atau imajinasi penulis.
BalasHapus2 Tiga cirinya:
Ada hal-hal yang tidak nyata.
Ada kejadian ajaib.
Tempat dan waktunya bisa berbeda dari dunia nyata.
3 Karena cerita fantasi dibuat dari imajinasi penulis, jadi bisa ada hal yang tidak masuk akal.
4 Dengan menggabungkan kejadian yang nyata dengan kejadian yang bersifat khayalan.
5 Karena pensilnya bisa berbicara dan lemari bisa membawa Budi ke dunia es. Hal itu tidak bisa terjadi di dunia nyata.
Nama: Lauza zagita dharma Putri
BalasHapusKelas: VllD
Jawaban
1.teks cerita fentasi adalah cerita yang dibuat berdasarkan imajinasi penulis dan berisi hal- hal yang tidak biasa atau tidak mungkin terjadi di dunia nyata.
2.tiga ciri utama cerita fentasi. 1.memiliki unsur keajaiban atau hal yang tidak masuk akal. 2.ada tokoh, tempat, atau peristiwa yang unik dan imajinatif. 3.mengandung khayalan/fentasi yang berbeda dari kehidupan nyata.
3.karena cerita fentasi berasal dari imajinasi penulis, sehingga penulis bebas menciptakan hal-hal ajaib yang tidak mungkin terjadi dunia nyata, seperti sihir, makhluk ajaib, atau perjalanan ke dunia lain
4.pengarang dapat memadukan unsur nyata dengan fantasi, misalnya menggunakan tempat atau kehidupan nyata, sebagai latar, lalu menambahkan unsur ajaib seperti sihir, benda yang bisa berbicara, atau dunia lain
5.kutipan tersebut termasuk cerita fentasi karena terhadap hal- hal yang tidak mungkin terjadi di dunia nyata, yaitu penulis yang bisa berbicara dan lemari yang menjadi jalan menuju dimensi dunia lain
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusNama=anindita khaira m. S
BalasHapusKelas=7d
1.cerita fantasi merupakan cerita fiksi bergenre fantasi,dunia imajinasi yang dibuat pengarang.
2.cerita yang diluar dari dunia, punya keajaiban,majinasi yang besar
3.karna cerita fantasi diambil dari imajinasi pengarang
4.emosional,sifat karakter
5.keanehan yg dialami=pensil yg tiba tiba bisa berbicara
Keajaiban yg dialami=lemari menjadi portal es
Nama: Mutiara Ulfa Faridza
BalasHapusKelas: 7D
1. Teks cerita fantasi adalah
cerita berdasarkan
imajinasi penulis, berisi
kejadian, tokoh, atau dunia
yang tidak nyata.
2. Tiga cirinya:
1. Ada keajaiban atau
kemisteriusan
2. Menggunakan latar ruang
Dan waktu yang beragam
3. Tokoh nya unik dan
memiliki kesaktian
3. Karena hal-hal yang tidak masuk akal membuat cerita lebih menarik dan meningkatkan imajinasi pembaca.
4. Pengarang memadukan unsur nyata dengan khayalan, misalnya sekolah nyata yang memiliki pintu menuju dunia ajaib.
5. Kutipan tersebut termasuk cerita fantasi karena terdapat pensil ajaib yang berbicara dan lemari yang menuju dunia es.
1. karya fiksi yang dibangun berdasarkan daya imajinasi, khayalan, dan kreativitas tingkat tinggi dari Gramedia Literasi penulisnya.
BalasHapus2. (1). adanya unsur keajaiban atau hal tidak logis.
(2). pengunaan latar lintas ruang dan waktu.
(3).serta keberadaan tokoh yang unik atau memiliki kesaktian
3. sengaja diciptakan untuk memicu imajinasi bebas, menghadirkan keajaiban, dan menyampaikan pesan tanpa dibatasi hukum alam dunia nyata.
4. pengarang memadukan unsur nyata dan fantasi dengan cara mengambil latar, tempat, atau situasi dari dunia nyata sebagai dasar cerita. Lalu unsur nyata itu dikembangkan dengan menambahkan unsur ajaib, tokoh unik, atau kejadian tidak logis agar terasa seperti dunia fantasi.
5. (1). ada benda ajaib : pensil bisa berbicara, padahal di dunia nyata benda mati tidak bisa.
2. ada tempat tidak logis : lemari tua bisa tembus ke dimensi lain yaitu dunia es.
3. melanggar hukum alam : perpindahan ke dimensi lain tidak mungkin terjadi di dunia nyata.
Nama: M. Fakih Regi Prawira
BalasHapusKelas: 7D
Jawaban:
1. Teks cerita fantasi merupakan teks fantasi yang dihasilkan dari karangan imajinasi bebas sang penulis. Teks fantasi berisi hal-hal yang tidak mungkin terjadi di dunia ini atau hanya sebatas khayalan (fiksi), seperti kekuatan sihir, dimensi ruang waktu, bahkan munculnya penyihir dari abad yang berbeda, semua itu sesuai dengan kemauan penulis ingin membuat alurnya seperti apa.
2. Yang pertama yaitu adanya keajaiban dan keanehan yang tidak mungkin ada di dunia nyata, yang kedua adalah cerita fantasi menggunakan berbagai latar (lintas ruang dan waktu), dan yang terakhir berupa tokoh yang ada di dalamnya memiliki kekuatan super (kesaktian)
3, Karena itu berupa khayalan bebas sang penulis, imajinasi yang sangat luas bahkan dapat membuat cerita bergenre fantasi yang tidak mungkin ada di dunia ini. Karena khayalan sang penulis itu tidak mungkin terjadi dan ada di dunia ini, dinamakanlah fantasi karena itu fiksi (tidak nyata/berdasarkan imajinasi bebas penulis)
4. Disebut cerita fantasi irisan, karena ada campuran antara dunia nyata dan irisan fantasi. Dengan menggunakan nama tokoh, tempat, atau suasana yang benar benar ada di dunia nyata, namun dengan menyelipkan sedikit potongan fantasi di dalamnya. Seperti, “Pantai Mutun yang berada di Lampung itu sangat indah, namun ada suatu cerita mistis yang belum diketahui kebenarannya, konon jika berdiri di tengah pantai pada sore hari sambil mengucap mantra ajaib maka muncul makhluk air yang terbangun dari tidur lelapnya.”
5. Di penggalan kalimat, “Sebuah pensil ajaib tiba-tiba bisa berbicara.” Secara harfiah tidak mungkin pensil tiba-tiba dapat berbicara, karena pensil merupakan benda mati yang tidak memiliki apa yang manusia miliki, bahkan tidak ada yang namanya pensil ajaib di dunia ini. Kemudian di penggalan, “Menuntun Budi masuk ke dalam lemari tua yang tembus ke dimensi dunia es.” Tidak ada yang namanya dimensi dunia es di dunia ini, dan juga tidak ada yang namanya perpindahan ke dimensi lain, karena itu sudah termasuk melanggar hukum alam, namun kembali lagi itu hanya karangan bebas sang penulis yang membuat kalimat tersebut menjadi kalimat yang bergenre fantasi.
Queen azqiara kelas 7C
BalasHapus1.karya fiksi yg dibangun
berdasarkan daya imajinasi, khayalan, dan kreativitas tingkat tinggi dari Gramedia Literasi penulisnya.
2. (1). adanya unsur keajaiban atau hal tidak logis.
(2). pengunaan latar lintas ruang dan waktu.
(3).serta keberadaan tokoh yang unik atau memiliki kesaktian
3. sengaja diciptakan untuk memicu imajinasi bebas, menghadirkan keajaiban, dan menyampaikan pesan tanpa dibatasi hukum alam dunia nyata.
4. pengarang memadukan unsur nyata dan fantasi dengan cara mengambil latar, tempat, atau situasi dari dunia nyata sebagai dasar cerita. Lalu unsur nyata itu dikembangkan dengan menambahkan unsur ajaib, tokoh unik, atau kejadian tidak logis agar terasa seperti dunia fantasi.
5. (1). ada benda ajaib : pensil bisa berbicara, padahal di dunia nyata benda mati tidak bisa.
2. ada tempat tidak logis : lemari tua bisa tembus ke dimensi lain yaitu dunia es.
3. melanggar hukum alam : perpindahan ke dimensi lain tidak mungkin terjadi di dunia nyata.
nama:Arya dwitya wilman
BalasHapuskelas:7d
Pengertian cerita fantasi
Cerita fantasi adalah cerita yang dibuat berdasarkan imajinasi dan khayalan pengarang, sehingga terdapat kejadian yang tidak mungkin terjadi di dunia nyata.
Ciri-ciri cerita fantasi:
(1). Memiliki unsur keajaiban atau hal yang tidak masuk akal.
(2). Menggunakan latar tempat dan waktu yang bebas, seperti dunia lain atau masa depan.
(3). Memiliki tokoh yang unik dan bisa mempunyai kekuatan khusus.
Tujuan cerita fantasi:
Untuk menghibur pembaca, mengembangkan imajinasi, serta menyampaikan pesan atau nilai moral dengan cara yang menarik.
Jenis-jenis cerita fantasi:
(1). Fantasi total, yaitu seluruh cerita berisi khayalan.
(2). Fantasi irisan, yaitu menggabungkan dunia nyata dengan unsur fantasi.
(3). Fantasi masa lampau, yaitu menggunakan latar zaman dahulu dengan tambahan unsur ajaib.
Contoh unsur fantasi:
(1). Pensil dapat berbicara dengan manusia.
(2). Sebuah pintu dapat membawa seseorang ke dunia lain.
(3). Seorang tokoh memiliki kemampuan untuk terbang.
nama : Annisa faiha puri
BalasHapuskelas:7d
1. teks cerita fantasi adalah bahan tertulis yang berbentuk karangan atau tulisan untuk menuturkan, menggambarkan, atau membayangkan berbagai perbuatan, pengalaman, dan kejadian berupa angan-angan, khayalan,
2. tiga ciri utamanya adalah:
ada keajaiban /keanehan ,ide cerita,tokoh yang kuat biasa dengan keunikan nya
3.Alasannya adalah untuk memberikan kebebasan penuh kepada pembaca dalam berimajinasi, menciptakan ketegangan atau daya tarik cerita yang unik
4.Menggunakan tempat atau latar yang ada di dunia nyata mengambil karakter manusia biasa dari kehidupan sehari-hari unsur ajaib seperti sihir, benda yang bisa berbicara
5.keajaiban :pensil yg bisa berbicara
kenahen :lemari tua tembus ke dimensi lain ke dunia es
melanggar hukum alam: perpindahan ke dimensi lain tidak mungkin ada di dunia nyata
Nama : Rasya Al - Adzka
BalasHapusKelas : 7D
Jawaban:1. Teks cerita fantasi adalah karya naratif yang dikembangkan dari proses berpikir kreatif pengarang untuk menciptakan dunia, peristiwa, tokoh, dan keajaiban yang murni bersumber dari daya khayal tingkat tinggi, sehingga apa yang dituliskan melampaui batas-batas hukum alam atau kenyataan fisik sehari-hari.
2. Adanya unsur keajaiban atau hal misterius , Ide cerita terbuka dan tak terbatas , dan Penggunaan latar lintas ruang dan waktu
3. Untuk menyampaikan pesan moral . Pengarang sering menggunakan keajaiban (seperti sihir atau kekuatan super) sebagai simbol untuk menggambarkan perjuangan antara kebaikan dan kejahatan dengan lebih menarik.
4. Pengarang menggunakan nama tempat, nama tokoh, atau benda sehari-hari yang benar-benar ada di dunia nyata, lalu menyisipkan elemen keajaiban atau dimensi lain di dalamnya. Contohnya, menggunakan objek biasa seperti pensil atau lemari rumah, tetapi memberikan sifat magis di luar nalar pada benda tersebut.
5. Sebuah pensil biasa digambarkan bisa berbicara , Dan Sebuah lemari tua di dunia nyata dapat berfungsi sebagai jalan pintas untuk menembus dimensi lain (dunia es) yang mustahil terjadi di kehidupan sehari-hari.
nama:janita aulia putri
BalasHapuskelas:7D
1. Teks cerita fantasi merupakan teks fantasi yang dihasilkan dari karangan imajinasi bebas sang penulis. Teks fantasi berisi hal-hal yang tidak mungkin terjadi di dunia ini atau hanya sebatas khayalan (fiksi), seperti kekuatan sihir, dimensi ruang waktu, bahkan munculnya penyihir dari abad yang berbeda, semua itu sesuai dengan kemauan penulis ingin membuat alurnya seperti apa.
2. Yang pertama yaitu adanya keajaiban dan keanehan yang tidak mungkin ada di dunia nyata, yang kedua adalah cerita fantasi menggunakan berbagai latar (lintas ruang dan waktu), dan yang terakhir berupa tokoh yang ada di dalamnya memiliki kekuatan super (kesaktian)
3, Karena itu berupa khayalan bebas sang penulis, imajinasi yang sangat luas bahkan dapat membuat cerita bergenre fantasi yang tidak mungkin ada di dunia ini. Karena khayalan sang penulis itu tidak mungkin terjadi dan ada di dunia ini, dinamakanlah fantasi karena itu fiksi (tidak nyata/berdasarkan imajinasi bebas penulis)
4. Disebut cerita fantasi irisan, karena ada campuran antara dunia nyata dan irisan fantasi. Dengan menggunakan nama tokoh, tempat, atau suasana yang benar benar ada di dunia nyata, namun dengan menyelipkan sedikit potongan fantasi di dalamnya. Seperti, “Pantai Mutun yang berada di Lampung itu sangat indah, namun ada suatu cerita mistis yang belum diketahui kebenarannya, konon jika berdiri di tengah pantai pada sore hari sambil mengucap mantra ajaib maka muncul makhluk air yang terbangun dari tidur lelapnya.”
5. Di penggalan kalimat, “Sebuah pensil ajaib tiba-tiba bisa berbicara.” Secara harfiah tidak mungkin pensil tiba-tiba dapat berbicara, karena pensil merupakan benda mati yang tidak memiliki apa yang manusia miliki, bahkan tidak ada yang namanya pensil ajaib di dunia ini. Kemudian di penggalan, “Menuntun Budi masuk ke dalam lemari tua yang tembus ke dimensi dunia es.” Tidak ada yang namanya dimensi dunia es di dunia ini, dan juga tidak ada yang namanya perpindahan ke dimensi lain, karena itu sudah termasuk melanggar hukum alam, namun kembali lagi itu hanya karangan bebas sang penulis yang membuat kalimat tersebut menjadi kalimat yang bergenre fantasi