Struktur Teks Cerita Fantasi
IDENTITAS
NAMA GURU : TRI ESTI RIANTI, S.Pd.
MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA
HARI/TANGGAL : SELASA/15 SEPTEMBER 2026
FASE/KELAS. : FASE D/ VIID
JUDUL MATERI : MENELAAH STRUKTUR TEKS CERITA FANTASI
PERTEMUAN KE : 5
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
Pada akhir Fase D, Peserta didik mampu mengekspresikan gagasan kreatif dan imajinatif secara indah dalam bentuk prosa fiksi.
TUJUAN PEMBELAJARAN:
Peserta didik dapat mengidentifikasi, memahami, dan menganalisis bagian-bagian yang membangun sebuah cerita fantasi.
1. Prinsip Mindful (Kesadaran & Kritis)
- Peserta didik secara sadar dapat mengamati perubahan emosi tokoh dari tahap orientasi menuju komplikasi. Mereka menuliskan proses berpikirnya: "Saya menyadari bahwa konflik dimulai saat tokoh utama mengambil keputusan X."
2. Prinsip Meaningful (Bermakna & Relevan)
- peserta didik merefleksikan cara tokoh menyelesaikan masalah. Mereka mendiskusikan: "Apakah solusi di cerita fantasi ini bisa diterapkan untuk menyelesaikan masalah di dunia nyata kita?"
3. Prinsip Joyful (Menyenangkan & Estetik)- Peserta didik ditantang menjadi "Dokter Cerita". Mereka diberikan sebuah cerita dengan resolusi yang menggantung atau kurang seru, lalu mereka dengan gembira merombak (plot twisting) akhir cerita tersebut sesuai imajinasi kreatif mereka.
- Peserta didik ditantang menjadi "Dokter Cerita". Mereka diberikan sebuah cerita dengan resolusi yang menggantung atau kurang seru, lalu mereka dengan gembira merombak (plot twisting) akhir cerita tersebut sesuai imajinasi kreatif mereka.
MATERI PEMBELAJARAN:
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua.
1. Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta) vs. Imajinasi Manusia
Peserta didik secara sadar mengagumi detail dunia fantasi yang diidentifikasi, lalu merenungkan betapa jauh lebih agungnya dunia nyata yang diciptakan oleh Sang Pencipta Jagat Raya.
2. Al-Malik (Yang Maha Merajai/Penguasa) dalam Konflik Cerita
Peserta didik memahami bahwa sekuat apa pun konflik yang sengaja dibangun penulis, jalannya cerita tetap tunduk pada hukum sebab-akibat yang logis. Hal ini merefleksikan keteraturan alam semesta di bawah kendali Sang Penguasa Tertinggi.
3. Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki) dalam Ide dan Inspirasi
Peserta didik menganalisis bagian akhir cerita dengan gembira. Mereka diajak bersyukur bahwa setiap kesulitan di dunia nyata pasti memiliki jalan keluar yang sudah dijamin oleh Sang Pemberi Rezeki.
STRUKTUR DAN UNSUR KEBAHASAAN TEKS CERITA FANTASI
Contoh Teks Cerita Fantasi
Supaya kamu lebih paham dengan teks cerita fantasi, coba perhatikan contoh di bawah ini, ya!
Timun Mas
Alkisah, ada seorang janda yang tidak mempunyai anak bernama Mbok Srini. Saat pergi ke hutan, ia didatangi raksasa yang memberinya biji timun. Raksasa tersebut mengatakan kalau ia akan mempunyai anak lewat biji timun tersebut.
Mbok Srini pulang dan menanam biji timun itu. Setelah beberapa waktu, tanaman timunnya hanya berbuah satu, warnanya emas. Ia membelah buah tersebut dan kaget karena isinya bayi perempuan. Anak itu diberi nama Timun Mas.
Singkat cerita, Timun Mas sudah dewasa. Suatu malam, Mbok Srini bermimpi didatangi raksasa. Raksasa tersebut akan menjemput Timun Mas seminggu lagi. Mbok Srini takut, lalu menemui petapa sakti. Petapa itu memberikan empat bungkusan kecil, berisi biji timun, jarum, garam, dan terasi.
Pada hari yang ditentukan, Mbok Srini meminta Timun Mas pergi. Raksasa pun mengejarnya. Timun Mas membuka bungkusan pertama, seketika sekelilingnya menjadi ladang timun dan menghambat sang Raksasa. Begitu akan tertangkap lagi, Timun Mas membuka bungkusan kedua. Dalam sekejap, sekelilingnya menjadi rerimbunan pohon bambu yang runcing. Raksasa terus mengejar meski terluka. Timun Mas membuka bungkusan ketiga. Daerah sekitarnya menjadi lautan luas. Namun, raksasa itu bisa melewatinya. Dengan ketakutan, Timun Mas melempar bungkusan terakhir. Sekelilingnya berubah menjadi lautan lumpur yang mendidih. Raksasa pun tercebur dan tewas.
Selamatlah Timun Mas. Ia menemui ibunya dan mereka hidup bahagia.
Sumber cerita: dongengceritarakyat.com
Struktur Teks Cerita Fantasi
Setelah kita melihat contoh teks cerita fantasi di atas, nah sekarang kita bahas gimana strukturnya. Adanya struktur membuat kita lebih mudah dalam menyusun cerita fantasi. Dari contoh teks cerita fantasi yang kita udah bahas sebelumnya, bisa bedah strukturnya seperti berikut guys!
struktur teks cerita fantasi
Secara umum, struktur teks cerita fantasi terdiri dari 4 bagian, yaitu orientasi, komplikasi, resolusi, dan ending (bagian akhir). Di bawah ini masing-masing penjelasannya:
1. Orientasi
Orientasi merupakan tahap pengenalan dalam cerita. Dimulai dari tema, tokoh, dan alur. Karakter tokoh biasanya juga akan diceritakan pada bagian orientasi. Kalau melihat contoh teks cerita fantasi di atas, maka orientasinya terdapat pada paragraf berikut:
“Alkisah, ada seorang janda yang tidak mempunyai anak bernama Mbok Srini. Saat pergi ke hutan, ia didatangi raksasa yang memberinya biji timun. Raksasa tersebut mengatakan kalau ia akan mempunyai anak lewat biji timun tersebut.
Mbok Srini pulang dan menanam biji timun itu. Setelah beberapa waktu, tanaman timunnya hanya berbuah satu, warnanya emas. Ia membelah buah tersebut dan kaget karena isinya bayi perempuan. Anak itu diberi nama Timun Mas.”
2. Komplikasi
Pada bagian komplikasi, cerita fantasi akan berisi konflik yang sedang dihadapi oleh karakter. Konflik atau komplikasi yang muncul menjadi inti dari jalannya cerita fantasi. Jadi, komplikasi yang disajikan dari contoh teks fantasi “Timun Mas” yaitu:
“Singkat cerita, Timun Mas sudah dewasa. Suatu malam, Mbok Srini bermimpi didatangi raksasa. Raksasa tersebut akan menjemput Timun Mas seminggu lagi. Mbok Srini takut, lalu menemui petapa sakti. Petapa itu memberikan empat bungkusan kecil, berisi biji timun, jarum, garam, dan terasi.”
3. Resolusi
Nah, setelah melewati komplikasi, dalam teks cerita fantasi akan disajikan jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi karakter. Tahap inilah yang disebut dengan resolusi. Dalam tahap ini juga permasalahan mulai mereda, sehingga pembaca akan mulai bertanya-tanya bagaimana nasib dari karakter di akhir cerita. Dari contoh di atas, maka resolusinya adalah:
“Pada hari yang ditentukan, Mbok Srini meminta Timun Mas pergi. Raksasa pun mengejarnya. Timun Mas membuka bungkusan pertama, seketika sekelilingnya menjadi ladang timun dan menghambat sang Raksasa. Begitu akan tertangkap lagi, Timun Mas membuka bungkusan kedua. Dalam sekejap, sekelilingnya menjadi rerimbunan pohon bambu yang runcing. Raksasa terus mengejar meski terluka. Timun Mas membuka bungkusan ketiga. Daerah sekitarnya menjadi lautan luas. Namun, raksasa itu bisa melewatinya. Dengan ketakutan, Timun Mas melempar bungkusan terakhir. Sekelilingnya berubah menjadi lautan lumpur yang mendidih. Raksasa pun tercebur dan tewas.”
4. Ending
Yeay, akhirnya serangkaian ceritanya udah masuk ke ending! Ending merupakan bagian akhir dari teks cerita fantasi. Pada bagian ini, cerita fantasi bisa berakhir dengan bahagia dan ada juga yang berakhir dengan kesedihan. Kalau begitu ending dari cerita “Timun Mas” di atas terdapat pada kalimat:
“Selamatlah Timun Mas. Ia menemui ibunya dan mereka hidup bahagia.”
Dari sini kita bisa melihat kalau cerita tersebut memiliki ending bahagia.
ASSESMEN :
- Sebutkan dan jelaskan tiga bagian utama yang menyusun struktur teks cerita fantasi
- Mengapa bagian orientasi sangat penting dalam sebuah cerita fantasi? Berikan alasannya!
- Jelaskan perbedaan fungsi antara bagian komplikasi dan resolusi dalam alur cerita fantasi!
- Perhatikan ilustrasi berikut:
Sebuah paragraf menceritakan tokoh Arka yang tiba-tiba tersesat di hutan kristal bercahaya merah setelah menyentuh sebuah buku kuno di perpustakaan.
Termasuk ke dalam struktur apakah ilustrasi tersebut? Jelaskan alasanmu! - Dapatkah sebuah cerita fantasi diakhiri langsung pada bagian komplikasi tanpa adanya resolusi? Jelaskan pendapatmu!
KESIMPULAN MATERI :
Secara umum, struktur teks cerita (seperti cerpen, cerita fantasi, atau narasi) dibagi menjadi tiga bagian utama, yaitu orientasi, komplikasi, dan resolusi.
Struktur Utama Teks Cerita
Orientasi (Pengenalan): Bagian pembuka cerita yang mengenalkan tokoh, latar tempat, latar waktu, dan suasana.
Komplikasi (Konflik/Puncak Masalah): Bagian di mana masalah atau konflik mulai muncul, berkembang, hingga mencapai titik puncak (klimaks) yang dialami oleh tokoh.
Resolusi (Penyelesaian): Bagian akhir atau jalan keluar dari masalah yang telah memuncak, sehingga konflik mereda dan cerita menemukan titik terang.
Adeeva rameyza elya kelas 7D hadirr buu
BalasHapusNama : Rasya Al - Adzka
BalasHapusKelas : 7 D
Kesimpulan :
struktur teks cerita fantasi adalah tahapan wajib untuk membangun cerita fiksi yang utuh dan logis, meskipun sifat ceritanya penuh keajaiban atau tidak masuk akal.
Jika dirangkum dalam satu alur sederhana:Cerita dimulai dengan mengenalkan tokoh dan tempat (Orientasi), lalu muncul masalah atau keajaiban yang mengacaukan situasi (Komplikasi), dan diakhiri dengan bagaimana masalah tersebut berhasil diselesaikan hingga cerita selesai (Resolusi & Ending).
BalasHapusNama:Abiyoso
Kelas:7D
Kesimpula
struktur teks cerita fantasi adalah tahapan wajib untuk membangun cerita fiksi yang utuh dan logis, meskipun sifat ceritanya penuh keajaiban atau tidak masuk akal.
Jika dirangkum dalam satu alur sederhana:Cerita dimulai dengan mengenalkan tokoh dan tempat (Orientasi), lalu muncul masalah atau keajaiban yang mengacaukan situasi (Komplikasi), dan diakhiri dengan bagaimana masalah tersebut berhasil diselesaikan hingga cerita selesai (Resolusi & Ending)
Masya Allah terima kasih anak Sholeh
HapusNama:wahyu waseso
BalasHapusKelas:7D
Kesimpula
struktur teks cerita fantasi adalah tahapan wajib untuk membangun cerita fiksi yang utuh dan logis, meskipun sifat ceritanya penuh keajaiban atau tidak masuk akal.
Jika dirangkum dalam satu alur sederhana:Cerita dimulai dengan mengenalkan tokoh dan tempat (Orientasi), lalu muncul masalah atau keajaiban yang mengacaukan situasi (Komplikasi), dan diakhiri dengan bagaimana masalah tersebut berhasil diselesaikan hingga cerita selesai (Resolusi & Ending)
Nama: Lauza zagita dharma Putri
BalasHapusKelas: VllD
Kesimpulan
Struktur cerita fantasi adalah cerita yang berisi hal-hal tidak nyata khayalan, memiliki unsur keajaiban, keanehan, atau kekuatan magis yang ada di dunia nyata. Tokoh, latar, dan peristiwa bisa melampaui batas realitas, namun tetep memiliki logika sendiri di dalam ceritanya.
Nama:Hasan al banna
BalasHapusKelas:VIID
Kesimpulan:
struktur teks cerita fantasi adalah tahapan wajib untuk membangun cerita fiksi yang utuh dan logis, meskipun sifat ceritanya penuh keajaiban atau tidak masuk akal.
Jika dirangkum dalam satu alur sederhana:Cerita dimulai dengan mengenalkan tokoh dan tempat (Orientasi), lalu muncul masalah atau keajaiban yang mengacaukan situasi (Komplikasi), dan diakhiri dengan bagaimana masalah tersebut berhasil diselesaikan hingga cerita selesai (Resolusi & Ending).
🙏🏻
Nama: Mutiara Ulfa Faridza
BalasHapusKelas: 7D
Kesimpulan:
Teks cerita fantasi memiliki struktur yang terdiri dari 4 bagian, yaitu orientasi, komplikasi, resolusi, dan ending. Orientasi berisi pengenalan tokoh, tema, latar, dan awal cerita. Komplikasi berisi munculnya masalah atau konflik yang dialami tokoh. Resolusi berisi penyelesaian dari masalah tersebut, sedangkan ending merupakan bagian akhir yang menutup cerita. Dengan adanya struktur tersebut, cerita fantasi menjadi lebih teratur, runtut, menarik, dan mudah dipahami oleh pembaca.
Nama khairunnisa nur hidayat
BalasHapusKelas 7d
Kesimpulan:
Teks cerita fantasi memiliki struktur yang terdiri dari 4 bagian, yaitu orientasi, komplikasi, resolusi, dan ending. Orientasi berisi pengenalan tokoh, tema, latar, dan awal cerita. Komplikasi berisi munculnya masalah atau konflik yang dialami tokoh. Resolusi berisi penyelesaian dari masalah tersebut, sedangkan ending merupakan bagian akhir yang menutup cerita. Dengan adanya struktur tersebut, cerita fantasi menjadi lebih teratur, runtut, menarik, dan mudah dipahami oleh pembaca.
nama: janita aulia putri
BalasHapuskelas: 7D
kesimpulan:
struktur teks cerita fantasi adalah tahapan wajib untuk membangun cerita fiksi yang utuh dan logis, meskipun sifat ceritanya penuh keajaiban atau tidak masuk akal.
Jika dirangkum dalam satu alur sederhana:Cerita dimulai dengan mengenalkan tokoh dan tempat (Orientasi), lalu muncul masalah atau keajaiban yang mengacaukan situasi (Komplikasi), dan diakhiri dengan bagaimana masalah tersebut berhasil diselesaikan hingga cerita selesai (Resolusi & Ending).
nama : keyza adzkia syakira
BalasHapuskelas : 7D
kesimpulan =
Teks cerita fantasi memiliki struktur yang terdiri dari 4 bagian, yaitu orientasi, komplikasi, resolusi, dan ending. Orientasi berisi pengenalan tokoh, tema, latar, dan awal cerita. Komplikasi berisi munculnya masalah atau konflik yang dialami tokoh. Resolusi berisi penyelesaian dari masalah tersebut, sedangkan ending merupakan bagian akhir yang menutup cerita. Dengan adanya struktur tersebut, cerita fantasi menjadi lebih teratur, runtut, menarik, dan mudah dipahami oleh pembaca.
Nama: M. Fakih Regi Prawira
BalasHapusKelas: 7D
Kesimpulan:
Struktur teks fantasi terbagi menjadi 4 bagian, yaitu orientasi, komplikasi, resolusi, dan ending. Orientasi berisi pengenalan tokoh, tema, dan alur. Contohnya “Alkisah di zaman dahulu, ada putri yang terkenal dengan kecantikannya.” Di kalimat ini mengisyaratkan bahwa ia sedang memperkenalkan suatu tokoh kepada para pembaca. Selanjutnya ada Komplikasi, Komplikasi yang berarti konflik atau masalah yang dihadapi pada cerita tersebut, misalnya dalam cerita Nyi Roro Kidul yang merupakan penguasa laut selatan yang dahulu kala pernah menghadapi masalah berupa penyakit kulit. Selanjutnya adalah Resolusi, yang berarti jalan keluar setelah menghadapi suatu konflik, seperti Raksasa tenggelam setelah berupaya mengejar Timun Mas setelah Timun Mas melempar bungkusan berisi Terasi. Dan yang terakhir adalah Ending, berupa akhir dari teks cerita fantasi yang mengakhiri cerita.
Masya Allah terima kasih Sholeh Sholeha. Semngat selalu
HapusMasya Allah tidak kasih Sholeh Sholeha
BalasHapusnama : aila diina indra zakkiya
BalasHapuskls:7d
kesimpulan materi pembelajaran Menelaah Struktur Teks Cerita Fantasi:
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu mengekspresikan gagasan imajinatif serta mengidentifikasi, memahami, dan menganalisis bagian-bagian yang membangun cerita fantasi melalui tiga prinsip (Mindful, Meaningful, dan Joyful).
Alur Tujuan Pembelajaran
1. Mengidentifikasi: Mengenali elemen fisik pembangun cerita.
2. Memahami: Menghubungkan struktur teks dengan logika cerita dan kehidupan.
3. Menganalisis & Mengonstruksi: Mengasah daya kritis dan imajinasi melalui analisis mendalam.
Struktur Teks Cerita Fantasi (Studi Kasus: Cerita "Timun Mas")
Orientasi: Tahap pengenalan tema, tokoh, dan alur (contoh: asal-usul ditemukannya bayi Timun Mas di dalam buah timun emas oleh Mbok Srini).
Komplikasi: Bagian munculnya konflik utama cerita (contoh: raksasa datang menagih Timun Mas yang sudah dewasa, lalu Mbok Srini meminta bantuan petapa sakti).
Resolusi: Tahap penyelesaian masalah atau jalan keluar (contoh: Timun Mas melarikan diri menggunakan empat bungkusan sakti hingga raksasa tewas tercebur ke laut lumpur mendidih).
Ending: Akhir dari teks cerita fantasi yang bisa berakhir bahagia atau sedih (contoh: cerita Timun Mas berakhir bahagia karena ia selamat dan kembali hidup bersama ibunya).
Refleksi Nilai Keagamaan (Asmaulhusna)
Al-Khaliq: Mengagumi ciptaan Sang Pencipta yang jauh lebih agung dibanding dunia fantasi.
Al-Malik: Memahami bahwa konflik cerita tetap tunduk pada hukum sebab-akibat yang mencerminkan keteraturan alam di bawah kendali Allah SWT.
Ar-Razzaq: Mengambil pelajaran bahwa setiap kesulitan di dunia nyata pasti memiliki jalan keluar yang dijamin oleh Sang Pemberi Rezeki.
nama :Annisa faiha puri
BalasHapuskelas 7d
kesimpulan
Secara umum, struktur teks cerita (seperti cerpen, cerita fantasi, atau narasi) dibagi menjadi tiga bagian yaitu:
-Struktur Utama Teks Cerita:
Orientasi (Pengenalan): Bagian pembuka cerita yang mengenalkan tokoh, latar tempat, latar waktu, dan suasana.
-Komplikasi (Konflik/Puncak Masalah): Bagian di mana masalah atau konflik mulai muncul, berkembang, hingga mencapai titik puncak (klimaks) yang dialami oleh tokoh.
-Resolusi (Penyelesaian): Bagian akhir atau jalan keluar dari masalah yang telah memuncak, sehingga konflik mereda dan cerita menemukan titik terang.
Nama saya Aqila Ajuwa Tahera Prasetyo saya dari kelas 7 D kesimpulan, teks cerita fantasi memiliki struktur yang terdiri dari 4 bagian yaitu orientasi komplikasi berisi munculnya masalah atau konfliknya yang di alami tokohrevolusi berisi penyelesaian dari masalah tersebut sedangkan ending merupakan bagian akhirnya....
BalasHapusnama : keyza adzkia syakira
BalasHapuskelas : 7D
Jawaban = 1. Tiga bagian utama struktur teks cerita fantasi:
- Orientasi: Bagian pembuka yang mengenalkan latar, tokoh, dan suasana awal cerita.
- Komplikasi: Bagian di mana masalah atau konflik mulai muncul, berkembang, dan memuncak.
- Resolusi: Bagian penyelesaian masalah, nasib tokoh, dan akhir cerita.
2. Mengapa orientasi sangat penting?
Karena orientasi berfungsi memperkenalkan pembaca dengan tokoh, latar tempat, waktu, dan suasana cerita. Tanpa orientasi, pembaca akan kesulitan memahami siapa tokohnya, di mana dan kapan ceritanya terjadi, sehingga alur cerita menjadi tidak jelas dan sulit diikuti.
3. Perbedaan fungsi komplikasi dan resolusi:
- Komplikasi: Bagian tempat masalah/kisah mulai muncul, berkembang, dan mencapai puncak konflik. Fungsinya menimbulkan ketegangan, menarik perhatian pembaca, dan menggerakkan jalannya cerita.
- Resolusi: Bagian penyelesaian dari konflik yang terjadi. Fungsinya memberikan jawaban atau penyelesaian atas masalah yang dialami tokoh, sehingga cerita berakhir.
4. Struktur bagian tersebut:
Termasuk bagian Orientasi.
Alasan: Paragraf tersebut menceritakan kejadian awal yang memperkenalkan tokoh (Arka) dan latar tempat kejadian yang tidak biasa (hutan kristal bercahaya merah), serta peristiwa awal yang memulai kisah — belum muncul masalah atau konflik yang berkembang.
5. Secara umum tidak disarankan, meskipun secara teori bisa dibuat cerita dengan akhir menggantung. Cerita yang berakhir langsung di komplikasi membuat pembaca tidak mengetahui nasib tokoh dan penyelesaian masalahnya, sehingga cerita terasa belum selesai dan tidak utuh. Resolusi memberikan kepastian dan kesan tuntas bagi pembaca, jadi sebaiknya tetap ada bagian penyelesaian sekalipun singkat atau terbuka.
nama : keyza adzkia syakira
BalasHapuskelas : 7D
Kesimpulan = Kesimpulan
struktur teks cerita fantasi adalah tahapan wajib untuk membangun cerita fiksi yang utuh dan logis, meskipun sifat ceritanya penuh keajaiban atau tidak masuk akal.
Jika dirangkum dalam satu alur sederhana:Cerita dimulai dengan mengenalkan tokoh dan tempat (Orientasi), lalu muncul masalah atau keajaiban yang mengacaukan situasi (Komplikasi), dan diakhiri dengan bagaimana masalah tersebut berhasil diselesaikan hingga cerita selesai (Resolusi & Ending)